
Jakarta, Pintu News β Bitcoin kembali menguji mental para investor setelah harganya anjlok di bawah $60.000 pada 24 Juni 2026, melanjutkan tren turun yang telah memangkas nilainya sekitar 27% sepanjang tahun ini.
Namun di balik kepanikan pasar, ada cerita yang berbeda: sejumlah proyek DeFi (decentralized finance) justru mencatat pertumbuhan harga dan volume perdagangan yang signifikan. Hyperliquid, AAVE, Lido, dan Uniswap menjadi empat nama yang paling menonjol saat pasar crypto secara keseluruhan melemah.

Hyperliquid adalah decentralized exchange (DEX) berbasis perpetual futures yang dibangun di atas blockchain Layer-1 miliknya sendiri, Hyperliquid L1. Infrastruktur ini mampu memproses hingga 100.000 transaksi per detik dengan waktu finalitas kurang dari satu detik, menjadikannya salah satu platform trading on-chain tercepat yang pernah ada.
Token HYPE mencatat lonjakan sekitar 160% sepanjang 2026 dan sempat menyentuh harga tertinggi sepanjang masa di $75,52 pada 1 Juni 2026. Per 24 Juni, HYPE masih bertahan dengan market cap $11,14 miliar dan volume perdagangan 24 jam sebesar $341,33 juta. Meski terkoreksi 3,5% dalam sehari, token ini masih naik 7,37% dalam sepekan. Alasannya sederhana: saat volatilitas Bitcoin meningkat, trader justru ramai membuka posisi short di platform seperti Hyperliquid untuk melindungi portofolio atau berspekulasi dari penurunan. Volume perdagangan platform ini kini melampaui $180 miliar per bulan.
Baca juga: Hyperliquid Crypto: Revolusi Baru di Dunia Cryptocurrency dengan Airdrop Rp15,5 Triliun!

AAVE adalah protokol likuiditas non-kustodian yang memungkinkan pengguna meminjamkan dan meminjam aset crypto secara terdesentralisasi. Selama periode crash, protokol lending seperti AAVE justru cenderung ramai karena dua alasan utama: pertama, pemegang aset yang tidak ingin menjual memilih untuk meminjam stablecoin menggunakan crypto mereka sebagai jaminan; kedua, trader yang ingin memanfaatkan harga rendah meminjam modal tambahan.
Pada pekan ini, AAVE mencatat kenaikan harga 25,77%, diperdagangkan di $113,32 dengan market cap $1,74 miliar. Volume perdagangan mencapai $490,36 juta, angka yang mencerminkan lonjakan permintaan terhadap layanan pinjaman terdesentralisasi. Lebih menarik lagi, founder AAVE tengah mendorong proposal besar untuk membawa pasar securities senilai triliunan dolar dari keuangan tradisional ke AAVE V4. Grayscale Research bahkan memproyeksikan nilai wajar AAVE bisa mencapai $175 dalam satu tahun ke depan.
Meski TVL AAVE telah turun dari puncak $43 miliar ke sekitar $11 miliar mengikuti penurunan nilai aset jaminan, aktivitas pinjaman dan permintaan terhadap token AAVE justru meningkat signifikan. Ini menunjukkan bahwa utilitas protokol tetap tinggi meski nilai total terkunci ikut tertekan bersama harga pasar.
Baca juga: 5 Platform DeFi Terbesar 2025
Lido adalah protokol liquid staking terbesar di ekosistem Ethereum. Konsep yang ditawarkan Lido cukup sederhana namun kuat: pengguna bisa melakukan staking ETH dan tetap mendapatkan token stETH yang bisa digunakan di protokol DeFi lain, sehingga modal tidak terkunci begitu saja.
Ilustrasi liquid staking dan DeFi yield farming
Liquid staking melalui Lido memungkinkan pengguna tetap mendapatkan yield meski pasar sedang volatile. (Sumber: Unsplash)
TVL Lido melampaui $20 miliar, menjadikannya salah satu protokol dengan nilai terkunci terbesar di seluruh DeFi. Protokol ini juga telah melewati milestone $750 juta dalam total pendapatan protokol. Ketika Bitcoin crash, investor yang sudah telanjur masuk ke Ethereum cenderung memilih untuk melakukan staking ketimbang menjual dengan rugi. Lido menjadi pilihan utama karena fleksibilitas yang ditawarkannya: yield tetap mengalir sementara aset tidak perlu dilepas ke pasar.
Pengembangan terbaru Lido mencakup ekspansi ke staking TIA (Celestia) dan peningkatan desentralisasi validator, dua langkah yang memperkuat kepercayaan komunitas terhadap keamanan jangka panjang protokol ini.

Uniswap adalah DEX terbesar berdasarkan TVL dengan nilai terkunci sekitar $4,5 miliar dan memproses lebih dari $1,2 miliar dalam volume perdagangan setiap harinya. Sebagai automated market maker (AMM) paling matang di ekosistem Ethereum, Uniswap menjadi infrastruktur utama bagi siapa pun yang ingin menukar token tanpa melalui exchange terpusat.
Saat Bitcoin crash, dua jenis aktivitas yang paling meningkat di Uniswap adalah: swap ke stablecoin oleh investor yang ingin mengamankan nilai, dan pembelian token DeFi berkapitalisasi kecil oleh trader yang melihat peluang di bottom pasar. Kedua aktivitas ini sama-sama menghasilkan fee bagi liquidity provider Uniswap, yang berarti pendapatan protokol tidak ikut anjlok meski harga aset turun. Model bisnis berbasis fee volume, bukan harga aset, membuat Uniswap relatif tahan terhadap bear market.
Uniswap juga terus memperluas kehadirannya ke berbagai chain, termasuk layer-2 seperti Arbitrum, Optimism, dan Base, yang semakin menurunkan biaya transaksi dan membuka akses bagi lebih banyak pengguna.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*\Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi