
Jakarta, Pintu News β Nilai tukar rupiah hari ini, Kamis 25 Juni 2026, melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dengan kurs USD/IDR berada di kisaran Rp17.952 hingga Rp17.954 per dolar AS.
Rupiah kembali tertekan oleh dua faktor besar yang berlangsung bersamaan: penguatan dolar AS secara global akibat meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, dan antisipasi pasar terhadap rilis data inflasi PCE (Personal Consumption Expenditures) AS yang dijadwalkan keluar hari ini. Rentang pergerakan USD/IDR hari ini berada di antara Rp17.856 hingga Rp18.037 per dolar AS.

Pada perdagangan Rabu (24/6/2026), rupiah ditutup melemah 0,52% atau setara 93 poin ke level Rp17.952 per dolar AS. Pelemahan ini berlanjut ke sesi pembukaan Kamis pagi, mencerminkan tekanan yang bersifat sistematis dan bukan sekadar volatilitas harian biasa.
Kurs transaksi Bank Indonesia pagi ini mencatat USD/IDR di angka Rp17.954,5. Angka ini menempatkan rupiah pada level yang cukup lemah dibandingkan rata-rata semester pertama 2026, di tengah tekanan ganda dari faktor eksternal berupa penguatan dolar dan faktor internal berupa kebutuhan impor yang tetap tinggi.
Baca juga: βHarga Bitcoin Hari Ini 24 Juni 2026: BTC $62.563, Zona Merahβ
Pelemahan rupiah hari ini bukan terjadi secara terisolasi. Mata uang negara-negara berkembang (emerging markets) secara umum melemah terhadap dolar AS dalam beberapa sesi terakhir, seiring dua tekanan utama yang sedang berlangsung bersamaan.
Pertama, ekspektasi kebijakan moneter The Fed. Data terbaru menunjukkan probabilitas pasar untuk kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 kini mencapai 68%, naik tajam dari hanya 29% sepekan sebelumnya. Ketika pasar memperkirakan suku bunga AS akan lebih tinggi, investor global cenderung memindahkan modal ke aset berdenominasi dolar yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi. Perpindahan modal ini melemahkan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Kedua, data inflasi PCE AS yang dirilis hari ini, Kamis 25 Juni 2026. PCE adalah indikator inflasi utama yang paling diperhatikan The Fed dalam menentukan arah kebijakan suku bunga. Sebagai konteks, PCE April 2026 mencatat kenaikan tahunan 3,80%, jauh di atas target 2% The Fed. Jika data PCE Mei keluar di atas ekspektasi, dolar AS kemungkinan akan menguat lebih lanjut, yang berarti rupiah bisa semakin tertekan.
Baca juga: βHarga Kalung Emas Hari Ini, Kamis 25 Juni 2026β
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi